Apa Itu Asesmen Kompetensi Minimum?

Pada artikel sebelumnya sudah kami jelaskan apa Itu Asesmen Nasional yang akan dilaksanakan dengan 3 (tiga) instrumen yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM Literasi, Numerasi), Survey Karakter, dan Survey Lingkungan Belajar.

Permasalahannya sekarang adalah apakah yang dimaksud dengan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) itu? Sebagai pengertian yang dapat dijadikan acuan bahwa Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) tidak lain merupakan penilaian kompetensi mendasar terkait kecakapan berpikir logis-sistematis, kemampuan bernalar dengan menggunakan konsep serta pengetahuan yang telah dipelajari, serta keterampilan memilah dan mengolah informasi.

Dalam Asesmen Kompetensi Minimum terdapat 2 (dua) kompetensi yang diukur, yaitu kompetensi literasi dan kompetensi numerasi. Kompetensi terkait literasi dan numerasi tersebut akan dapat ditinjau dari 3 (tiga) aspek, yaitu konten, proses kognitif, dan konteks. Bentuk soal AKM terdiri dari pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, menjodohkan, isian singkat, dan uraian.

Dengan demikian dapatlah kita katakan bahwa Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan oleh semua murid untuk mampu mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat. Terdapat dua kompetensi mendasar yang diukur AKM: literasi membaca dan literasi matematika (numerasi). Baik pada literasi membaca dan numerasi, kompetensi yang dinilai mencakup keterampilan berpikir logis-sistematis, keterampilan bernalar menggunakan konsep serta pengetahuan yang telah dipelajari, serta keterampilan memilah serta mengolah informasi. AKM menyajikan masalah-masalah dengan beragam konteks yang diharapkan mampu diselesaikan oleh murid menggunakan kompetensi literasi membaca dan numerasi yang dimilikinya. AKM dimaksudkan untuk mengukur kompetensi secara mendalam, tidak sekedar penguasaan konten.

Upaya Memahami Kompetensi Literasi Membaca dan Kompetensi Numerasi

  1. Literasi Membaca

    Literasi membaca didefinisikan sebagai kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks tertulis untuk mengembangkan kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia dan untuk dapat berkontribusi secara produktif kepada masyarakat.
  2. Kompetensi Numerasi

    Numerasi adalah kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia. Dengan bahasa yang lebih sederhana Kompetensi Numerasi dilaksanakan untuk mengukur kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai konteks yang relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia.
Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) sebagai bagian dari Asesmen Nasional, menurut Pihak Kemendikbud dilakukan untuk mengukur literasi membaca dan numerasi. Asesmen Kompetensi Minimum atau AKM hanya akan diikuti oleh peserta didik kelas V, VIII, dan XI berdasarkan sensus satuan pendidikan dengan sampel peserta didik selama 2 (dua) hari. Dari segi jumlah soal, nantinya siswa kelas V mengerjakan 30 soal untuk masing-masing literasi membaca dan numerasi. Sedangkan siswa kelas VIII dan XI akan mengerjakan 36 soal.

Semoga artikel atau panduan tentang Asesmen Nasional Sekolah yang kami publikasikan dapat membantu para siswa dan orang-tuanya. Amin Ya Allah Ya Rabbal 'Alamin!

Sumber:
- kemdikbud.go.id
- pengumumanun.com
- ujiannasional.org
- ujikompetensiguru.com
- ujiantulis.com
- unsd.org

Post a Comment

0 Comments